Mengenal Apa Itu PABX dan Jenis-Jenisnya

Apakah anda mengenal PABX? Apakah anda sudah mengenal fungsi utama dari sebuah perangkat PABX? Pada penulisan kali ini kami akan memberikan pembaca informasi mengenai perangkat PABX beserta fungsi dan jenis-jenis dari PABX itu sendiri.

Sebenarnya, apa kepanjangan dari PABX itu sendiri? PABX adalah akronim dari Private Automated Branch eXchange. Mulanya perangkat ini bernama PBX, tetapi karena semakin lama perangkat PABX semakin berkembang menjadi perangkat yang auto (mampu berjalan sendiri), oleh karena itu sekarang perangkattersebut bernama PABX. Perangkat ini berfungsi untuk dapat menyambungkan pesawat telepon yang ada pada suatu tempat sehingga telepon tersebut dapat menyusun sebuah metode yang mampu bekerja secara berkesinambungan. Jadi dengan adanya PABX, nomer telepon yang tadinya hanya satu dapat digunakan untuk menghubungkan beberapa orang yang tersambung pada PABX tersebut. Pada dasarnya PABX adalah sebuah switchboard yang mengaitkan antar pesawat telepon pada suatu tempat sehingga dapat melakukan panggilan tanpa perlu memakan biaya.

PABX menyediakan pengalihan panggilan pada sistem telepon. Pengaplikasian PABX yang sudah terorganisasi dengan baik bisa disambungkan juga dengan PSTN (Public Switched Telephone Network). Dengan begitu, setiap pesawat telepon yang ada pada tempat tersebut dapat melakukan panggilan keluar atau juga dapat menerima panggilan yang masuk. Dengan PABX seri terbaru sekarang ini, pengguna tidak perlu lagi mengoperasikannya secara manual. Jenis PABX tersebut memberikan keuntungan lebih untuk fleksibilitas dan kemudahan pengaturan.

Baca Juga: PABX NEC

Jenis-variasi PABX

Tentu saja dengan semakin berkembangnya waktu PABX juga ikut berkembang. Teknologi yang digunakan bahkan juga tidak lagi sama seperti yang dahulu. Jenis PABX dibagi dalam kelas-kelas, ada 4 jenis PABX yang ada di dalam pasaran. Jenis-jenis PABX tersebut antara lain yaitu:

1. PABX Analog

Apakah anda mengetahui PABX dengan sistem analog? PABX Analog mungkin sudah mensupport pekerjaan masyarakat luas dalam 1 dekade terakhir. Dengan memakai kabel tembaga dan POTS (Plain Old Telephone Service), perangkat ini mempunyai kemampuan yang cukup dapat diandalkan, kesanggupan bunyi yang diciptakan oleh PABX analog juga cukup baik dan pada PABX analog terdapat beberapa fitur dasar yang mungkin dapat anda dapatkan pada telpon seluler umum seperti mendapatkan telepon, mematikan bunyi telepon, redial dan speed dial.

Dengan memakai PABX, anda juga dapat melakukan transfer panggilan atau memindahkan panggilan antar ekstensi. Sayangnya, fitur dari PABX analog cuma sampai disitu saja. Dengan kemudahan yang ditawarkan dan fitur yang tidak terlalu rumit, membuat metode perangkat PABX ini cukup murah dan relatif murah. PABX analog juga tidak memakai banyak hardware tambahan yang digunakan untuk mengerjakan konfigurasi, support dan peningkatan sehingga perangkat ini tidak terlalu mahal.

Membeli PABX analog mungkin cukup murah, dan berfungsi dalam jangka waktu yang pendek. Tetapi hal tersebut akan sangat menyulitkan ke depannya, terlebih jika anda harus menghubungkan atau melakukan intergrasi sistem dengan keperluan metode seperti VoIP dan CRM (Customer Relationship Management).

2. PABX Digital

PABX digital sekarang sudah mulai berkembang dan banyak perkantoran yang beralih memakai PABX jenis ini. Selain memang PABX jenis digital menawarkan fitur yang lebih komplit dan lebih canggih bila diperbandingkan dengan PABX analog. PABX analog adalah sebuah sistem telepon yang dapat diatur lewat sistem antar muka berbasis website atau komputer. Hal tersebut berarti bahwa kita tidak memerlukan perangkat keras apapun untuk melakukan instalasi PABX.

Selain itu perbedaan yang cukup mencolok dari PABX digital dengan PABX analog adalah proses transfer transmisi suara  yang sebelumnya analog menjadi digital.

Cek Juga: Transtel

3. IP PABX/VoIP PABX

Selanjutnya, perkembangan dari digital PABX merupakan IP PABX atau yang dapat disebut juga dengan VoIP PABX, dengan menggunakan perangkat ini pengguna dapat mengalihkan panggilan dengan melewati VoIP (Voice over Maya Protocol atau IP) terhadap seluruh pengguna yang tersambung dalam satu jaringan. Selain itu, pengguna juga dapat menghubungkan ekstensi lain lewat Maya Protocol.

Pengguna IP PABX dapat melakukan panggilan telepon atau mengalihkan panggilan telepon dengan sesama pengguna VoIP atau telepon umum. Atau bila kantor anda mempunyai telepon tradisional, pengguna tetap sama-sama dapat mengerjakan hal-hal tersebut.

4. Hybrid PABX

Seri terbaru yang sekarang sedang populer adalah Hybrid PABX. Hybrid PABX merupakan PABX yang mensupport 2 teknologi sekaligus yaitu Analog dan Digital. Tentu saja dengan Hybrid PABX fitur yang ditemukan oleh pengguna akan lebih banyak dan cukup bervariasi. Salah satu fitur yang cukup berguna dari Hybrid PABX ini adalah mempunyai sistem yang dibangun untuk dapat betul-betul berfungsi pada situasi modern saat ini, sehingga sistem komunikasi menjadi lebih fleksibel dan mudah.

Mengetahui PABX Hybrid mempunyai banyak profit jika diperbandingkan dengan PABX analog atau komputerisasi. PABX Hybrid mampu mensupport panggilan VoIP dengan memakai infrastruktur komputer, PABX Hybrid telah memakai kabel UTP untuk sambungannya, PABX Hybrid dapat tersambung secara langsung ke dalam dunia maya. Selain itu, PABX Hybrid juga mensupport tersambungnya koneksi antara 2 telepon tanpa perlu memakai kabel dalam jumlah yang cukup banyak.

Keunggulan lain yang tidak dimiliki PABX lainnya yaitu Hybrid PABX bisa terintegrasi ke dalam Cloud Telephony Services yang menawarkan solusi melakukan panggilan yang cukup menarik dengan harga yang cukup kompetitif pula.

Jika anda ingin membeli PABX baru untuk kegiatan bisnis anda, Hybrid PABX adalah jenis PABX yang paling cocok saat ini.

Kunjungi Juga: NEC Indonesia


Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *