Go Green Jadi di Norwegia Terlalu Bagus Sekali

Bicara soal menjaga Bumi, rasanya kita patut bercermin pada Norwegia. Norwegia mempunyai konsep go green yang mendarah daging dan jadi figur bagi negara lain.

Inilah Norwegia, sebuah negara di Eropa yang punya kecintaan mendalam kepada alam. Dikumpulkan Norwegia sering kali menjuarai pelbagai penghargaan yang terkait dengan keseimbangan alam, ucap saja daro Planet & Climate Index.

Di Hari Bumi ini, yuk lihat alangkah cintanya Norwegia kepada alam mereka. Semenjak tahun 1850-an, Norwegia mempunyai konsep hidup yang bernama friluftsliv atau hidup di alam terbuka.

Friluftsliv ketika itu diawali dengan menghabiskan waktu di zona terpencil untuk kesehatan lahiriah dan rohani. Konsep ini terus diwariskan sampai kini.

Masyarakat skandinavia menghargai alam dengan sistem melaksanakan banyak kesibukan di luar rumah. Mereka menganggap bahwa kian banyak waktu yang dihabiskan di luar rumah, karenanya kau akan kian sehat dan bersuka cita.

Tidak heran, Norwegia punya banyak liburan alam yang demikian itu luar biasa. Mulai dari aurora hingga svalbard yang indah dengan salju. Segala dijaga sebab obsesi orang Norwegia kepada alam.

Untuk menunjung pemahaman ini, pemerintahan Norwegia malahan memfasilitasi masyarakatnya dengan pelbagai transportasi ramah lingkungan. Norwegia menjadi pengguna kendaraan beroda empat listrik tertinggi di dunia. Pemerintahnya bersepakat akan memberikan alam yang bebas polusi pada tahun 2030.

Tah cuma itu, Oslo malahan dinobatkan sebagai Teladan Hijau Eropa 2019 oleh Komisi Eropa. Norwegia berupaya untuk lebih hijau dengan transportasi sepeda dan kendaraan biasa ramah lingkungan.

Untuk menekan polusi, Oslo berusaha untuk menjadi kota yang bebas kendaraan beroda empat. Pemerintah telah mulai menghapus ruang parkir di daerah biasa, agar para pejalan kaki punya pedestarian dan makin banyak ruang untuk pesepeda.

Polusi sendiri menjadi musuh utama fenomena aurora. Polusi udara dan sinar akan membikin aurora kian memudar. Inilah yang tidak akan diizinkan oleh Norwegia.

Langsung yang telah disinggung di atas, pemahaman friluftsliv telah hampir sama dengan agama. Masyarakat Norwegia tak mengetahui adanya cuaca yang buruk. Yang ada hanyalah baju yang salah di waktu tertentu alias saltum.

Mengamati apa yang mereka lakukan di alam terbuka? Masyarakat Norwegia betul-betul menghargai alam. Mereka umumnya menyukai tidur siang sambil berjemur, meditasi, kemping atau sekadar merasakan estetika alam dengan duduk dan bersantai. Hingga dedaunan hijau dievaluasi jauh lebih menarik dari menonton tv.

 

 


Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *