Cambridge International di Indonesia

cambridge curriculum kidsCambridge International ialah penyedia kualifikasi kurikulum internasional dengan ujian dan kualifikasi di 10.000 sekolah di lebih dari 160 negara, termasuk IB school jakarta. Di Indonesia, jumlah sekolah pengguna kurikulum Cambridge International semakin tahun mengalami pertumbuhan signifikan dari 180 sekolah menjadi 218 sekolah dalam 2 tahun terakhir. Hal inilah dipersembahkan Ben Schmidt, Regional Director Southeast and Pasific Cambridge International dalam peluang pertemuan dengan media di Jakarta.

1. Pelajaran sebagai cara kerja

Tahun ini, Cambridge International mengubah nama dari Cambridge International Examinations menjadi Cambridge Assesment International Education. “Perubahan nama dari International Examination menjadi Internasional Education untuk menunjukan bahwa Cambridge International bukan semata-mata soal ujian melain juga perihal pengajaran,” terang Dianindah Apriyani, Senior Country Manager Indonesia Cambridge International. Dian menambahkan, kurikulum Cambridge International diinginkan membikin siswa bisa mencintai cara kerja pembelajar.

“Dengan subyek pembelajaran yang luas dan fleksibel, sekolah bisa menajamkan kurikulum mereka layak dengan keperluan siswa. Hal ini akan menolong siswa menemukan dan mengoptimalkan kecakapan yang diperlukan untuk masa depan mereka,” kata Dian.

2. Mencintai cara kerja pelajaran

Dr. Ben Schmidt, Regional Director Southeast Asia & Pacific of Cambridge InternationalHal senada dipersembahkan Ben,”Persis hal ini pula yang menjadi kelebihan kurikulum Cambridge International diperbandingkan kurikulum lain. Kurikulum lain mengharuskan siswa untuk sukses di seluruh subyek pembelajaran. Seringkali ini membikin cara kerja pelajaran menjadi muatan bagi siswa.”

Sebaliknya, kurikulum Cambridge International memberikan peluang pada siswa untuk memilih subyek pembelajaran yang mereka minati. Hal ini akan membikin kecakapan spesialisasi siswa kian terasah dan mendalam. Siswa juga mencintai cara kerja pelajaran sebab menekuni hal yang dia minati, tambah Ben.

3. Layanan baru kurikulum Cambridge

Kecuali itu, ketika ini Cambridge Curriculum juga mempunyai layanan baru. Salah satu di antaranya School Self Evaluation, atau evaluasi mandiri sekolah. Cambridge International tak lagi menjadi institusi akreditasi yang memberikan pengukuran. Sebaliknya, sekolah mengerjakan sendiri evaluasi kepada cara kerja penggunaan kurikulum dengan mengaplikasikan survei online untuk menerima umpan balik dari siswa, ayah dan ibu dan juga guru.

 

 


Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *