Danau Dora di Wilayah LIPI Cibinong

Petang itu, aku berkeinginan sekali jalan jalan, melepas penat yang telah memadat di kepala ini. Daftar profesi yang terlalu merayap, membikin aku kesudahannya seharusnya berjuang duduk di depan komputer jinjing lebih lama, dari standar waktu yang telah aku tetapkan untuk diri aku sendiri. Sayangnya, untuk menjalankan perjalanan yang cukup jauh, belum ada peluang. Bila mainnya ke mal lagi, bosan sekali. Aku berharap ke daerah yang tidak terlalu ramai, adem, melainkan nggak perlu jauh-jauh dari overland flores.

Wilayah Gunung Pancar telah terpikirkan, melainkan waktu tempuh walaupun singkat hakekatnya, tidak hingga seharian kalau dibandingi dengan daftar profesi lain yang telah menunggu. Ah, aku nggak berharap berprofesi di waktu mesti aku dapat memperhatikan hal lain kecuali tampilan notepad atau MS Word. Apabila cuma bermain-main di sekitaran Stadion Pakansari atau Pemda Cibinong, judulnya malahan kulineran. Aku sedang bosan. Masa mata aku menatap piring dan lauk lagi. Aku berkeinginan mengunjungi daerah liburan yang berbeda.

Karenanya, sesudah curhat pada si partner jalan-jalan aku, petang hari sesudah tunai semua profesi, aku menyambar outer dan kami berangkat menuju wilayah LIPI Cibinong Bogor. Ada apa di sana?

Danau Dora hakekatnya hanyalah nama yang diberi oleh para pengunjung yang bersuka ria kemari. Mungkin sebab dibangun jembatan panjang yang membelah danau seperti dalam serial kartun Dora The Explorer ya. Tanpa tarif masuk malahan, aku telah dapat merasakan indahnya senja yang jatuh di ufuk barat Cibinong, berlatar hamparan Danau Dora yang imut, beserta teratai yang tumbuh di tengah danau.

Pernah memang, aku datang kemari tetapi Danau Dora sedang ditutup untuk awam. Gerbangnya terkunci, waktu itu. Danau Dora ini sempat direhabilitasi dampak ramainya pengunjung, ditambah pedagang kaki lima yang berjualan, tetapi berujung pada banyaknya sampah yang bertebaran di sekitar danau, juga rumput rumput yang diduduki sesukanya.

Beruntunglah, di kali kedua aku menyambangi lagi Danau Dora, pada senja hari pula daerah ini telah kembali dapat dikunjungi oleh masyarakat. Dengan persyaratan, buang sampah pada daerah yang tersedia, tidak berupaya merusak fasilitas yang ada di sana, juga jangan harapkan adanya pedagang kaki lima yang dapat berdagang lagi di sekitar wilayah ini.

 

 


Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *