Pompa Air Dipasang Guna Mengurangi Bau di Kali Item

Pompa Air Dipasang Guna Mengurangi Bau di Kali Item

Pompa air – Kecuali memasang waring, Pemprov DKI Jakarta juga menyiapkan 28 pompa portabel di sepanjang Kali Item. Alat hal yang demikian akan memompa air sehingga alliran air lebih lancar dan bau dari kali malah berkurang.

Pemasangan pompa hal yang demikian dikala ini diuji coba oleh petugas dari Balai Besar Kawasan Sungai Ciliwung-Cisadane. Uji coba pemasangan pompa dikerjakan di Pintu air Honda, Sunter Jaya, Sunter, Jakarta Sentra.

Petugas Pejabat Pembuat Janji (PPK) Operasi dan Pemeliharaan 3, Balai Besar Kawasan Sungai Ciliwung-Cisadane, Mochammad Ibrahim mengatakan pihaknya menjalankan uji coba pemasangan pompa untuk mengalihkan aliran Kali Item ke Kali Sunter. Sebelumnya aliran Kali Item itu senantiasa dibuang ke Kali Sentiong.

“Iya ini baru ujicoba flushing (dibuang) dari Kali Item dinasehati segala Kali Sunter kerjasama antara Dinas Sumber Tenaga Air dengan Kementerian PUPR,” ujarnya terhadap wartawan di Jalan Sunter-Kemayoran, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (25/7/2018) lalu.

Ibrahim mengatakan pengalihan aliran ini juga salah satu upaya untuk mengurangi bau Kali Item. Menurutnya kalau terus dibuang ke Kali Sentiong bau akan kian tercium, lantaran aliran Kali Sentiong tak demikian itu deras.

“Jadi seandainya sebelumnya kan kita pompa kan itu aliran ke Kali Sentiong segala tuh. Apabila seumpama dipompa aliran ke Kali Sunter, jadi yang di Sentiong dapat baunya berkurang,” sebutnya.

Sebanyak 28 pompa yang dipasang sepanjang Kali Item ke Kali Sunter. Tiga di antarannya milik Balai Besar Kawasan Sungai Ciliwung-Cisadane, dan sisanya milik Dinas Sumber Tenaga Air. Pompa portable ini berada di dalam kendaraan beroda empat dan akan standby di pinggir Kali Item.

“Agenda ada 25 sepanjang Kali Item dan tiga tambahan dari Dinas. Dipasang sepanjang Kali Item mulai dari gedung pompa Kali Item hingga Pintu Air Honda ini. Jarak antar mobilnya sekitaran lima ratus meteran lah,” katanya.

Sementara itu petugas lapangan Balai Besar Kawasan Sungai Ciliwung-Cisadane Iwan memutuskan pengalihan aliran ini tak akan berpengaruh di Kali Sunter. Karena, debit air di Kali Sunter betul-betul deras, sehingga air terus mengalir.

“Beda ya, seandainya di Sentiong alirannya nggak jalan. Nah di Kali Sunter itu alirannya deras sekali, jadi terus ngalir. Jadi nggak akan berpengaruh (di Kali Sunter),” tutur Iwan.

Metode kerja pompa ini beda dengan alat yang telah dipasang sebelumnya seperti aerator dan nano bubble. Pompa cuma berfungsi untuk mengalihkan aliran kali.

“Sistemnya beda, kalo aerator kan mengurangi bau kali. Ini kan hanya menasihati aliran biar baunya itu mengarah ke sungai, membilas, memflushing gitu,” kata Iwan.

Tapi, pemasangan pompa ini diuji cobakan sementara selama tiga hari. Jikalau baunya berkurang, pihaknya akan menambah pompa ke lokasi selama Asian Games.

“Ini diuji coba selama 3 hari dahulu nanti kita evaluasi perkembangannya seperti apa. Soalnya kita pompa bagaimana. Jadi seandainya seumpama ada kemungkinan positif kita lanjutkan lagi. Apabila belum optimal kita evaluasi lagi apa yang kaprah-kaprah dapat kita lakukan,” tutupnya.

 

Baca Juga: Gerinda tangan


Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *