Dipeluk Mensos, Air Mata Nenek Becce Tumpah

https: img-k.okeinfo.net content 2018 04 09 1 1884279 dipeluk-mensos-air-mata-nenek-becce-tumpah-Eg96PakAod.jpg

Harga Cat Anti Bocor – Tidak ada yang istimewa dengan sepetak gubuk tua di salah satu sudut areal pemakaman di Kelurahan Maccorawalie, Kecamatan Wattang Sawitto, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, itu.

Mensos hadir, sebab isu bahwa si nenek tak lagi mendapatkan faslitas bantuan sosial. Tanpa canggung, Mensos masuk ke gubuk reyot ini, dan duduk di samping Nenek Becce. Kepada mengalirlah perbincangan ringan.

Tapi Mensos, Nenek Becce mengaku turut menyaksikan era kolonialisme Belanda dan Jepang. Dan memang, terkadang dia mengobrol dalam kedua bahasa itu dengan fasih.

Sudah memang, tidak ada data sahih, kapan Nenek Becce lahir. Sejumlah warga menaksir, usianya lebih 100 tahun. Sesudah lama Nenek Becce hidup sebatangkara. Kelima buah hatinya telah dewasa dan hidup berpencar.

Rombongan dari Jakarta ini, menyaksikan keadaan daerah tinggal si nenek yang jauh dari cocok. Bangunan semi permanen, atap bocor karena tidak mengggunakan harga cat pelapis anti bocor, perabotan minim, dan telah reyot.

Mensos mengenal kasus Nenek Becce dari media. Seperti melewati pengecekan, Nenek Becce disuarakan memenuhi prasyarat mendapatkan bantuan sosial. Dalam peluang itu, Mensos menyerahkan seketika Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), yang menampilkan si nenek mempunyai hak menerima bantuan sosial PKH Lansia.

Saat tahu sah memperoleh bantuan lagi, Nenek Becce malahan tidak cakap membendung air mata. Mensos memeluk, sepantasnya memeluk ibu sendiri. Tidak Dirjen Penanggulangan Kemiskinan, A. Zainal Dulung bertanya, apakah Nenek Becce tahu siapa yang memeluknya?

“Seperti tahu,” jawabnya. Saat diberitahu bahwa yang memeluknya yaitu Menteri Sosial, yang juga orisinil Pinrang, air mata Nenek Becce mengalir makin deras. Menurut balas memeluk Mensos lebih erat.

Tapi Mensos, nenek Becce sebenarnya mempunyai hak menerima bantuan PKH Lansia. “Sudah sebab datanya belum masuk database jadi tidak dapat bisa bantuan,” kata Mensos.

Mensos mengingatkan, seandainya ada permasalahan sebaiknya jangan banyak bicarakan. Lebih bagus para pemimpin  seketika memperhatikan keadaan lapangan.”Kecuali  dapat kita selesaikan kita selesaikan apabila perlu dirapatkan baru kita rapatkan,” katanya.

Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Harry Hikmat mengatakan dalam penyaluran bansos kadang-kadang tak dapat dihindari ada yang tak mempunyai hak tetapi mendapatkan dan ada yang wajib mempunyai hak tapi tak mendapatkan.

 


Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *